Thursday, May 26, 2011

Sidik Jari Bisa Kenali Bakat dan Kemampuan Anak?

 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kecerdasan anak bisa dibentuk dengan memberikan stimulus yang tepat sasaran bersumber pada pengenalan bakat dan gaya belajar. Pertanyaannya, sejauh mana orang tua mengenal bakat dan gaya belajar si kecil?

Pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dwi Putro Widodo mengatakan stimulus diperlukan si kecil guna menghadirkan pertumbuhan dan perkembangan jaringan otaknya.





“Pada usia dua tahun, anak memiliki dua proses penting. Pertama, pertumbuhan sel otak dan kedua, pendewasaan sel otak,” tukasnya saat berbicara dalam acara Analis Sidik Jari Cerdas Frisian Flag di Jakarta, Kamis (26/5).

Dwi menyebut dalam dua tahun itum komposisi otak anak meningkat secara drastis. Paska kelahiran, volume otak si kecil mencapai 200 gram dan naik pesat menjadi 1000 gram pada usia dua tahun. Sementara, volume otak pada usia remaja hingga dewasa mencapai 1200 gram.

Peningkatan volume otak ini merupakan fase dimana otak butuh stimulus untuk mendapatkan optimalisasi kemampuan kinerja otak si kecil. Dwi menuturkan, apabila momen pertambahan volume otak tidak diberikan stimulus memadai maka perkembangan kinerja sel saraf dan sinanpsi (jaringan penghubung saraf) tidaklah berfungsi maksimal.

Penurunan daya ingat ini, kata Dwi, akan berdampak pada kemampuan anak untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman. Akibatnya anak bakal mengelami kesulitan untuk berkembang .”Anak yang makin sering distimulus jaringan sinapsisnya akan kuat dan bertahan lama. Semakin cerdas anak maka makin kuat kemampuan mengingatnya,” tukasnya.

Ia menambahkan, proses belajar berdasarkan pengulangan dapat terbentuk memori jangka pendek maupun jangka panjang. Setiap perkembangan dipengaruhi oleh tahap perkembangan sebelumnya dan mempengaruhi tahap perkembangan berikutnya.

Orangtua disarankan, memberikan kesempatan sebanyak-banyaknya untuk belajar dengan menyediakan rangsangan motorik pada usia satu tahun pertama. “Otak adalah ciptaan tuhan dan kecerdasan ciptaan kita sendiri melalui pemberian stimulasi nutrisi dan non nutrisi,” pungkasnya.

Metode Pengukuran

Sejatinya pengenalan bakat dan minat anak telah dikenal dalam dunia psikologi. Salah satunya melalui tes penelusuran minat dan bakat atau yang dikenal dengan nama psikotes. Kini, psikotes bukanlah satu-satunya metode yang digunakan untuk menelusuri minat dan bakat anak. Metode lain itu adalah metode sidik jari atau finger prints analysis.

Metode sidik jari adalah metode pengukuran dengan pemindaian (scanning) sidik jari anak untuk mengetahui gaya bekerja otak yang paling dominan dalam kaitannya dengan potensi bakat, motivasi, karakter dan gaya belajar anak. Analisa sidik jari didasari penelitian dan metode yang ilmiah yang bersifat analisis deskriptif atau perkiraan potensi bakat yang dimiliki seseorang dan pengembangannya di masa depan.

Pakar bidang ilmu dermatologi dan neuroanatomi telah menemukan fakta penelitian bahwa pola sidik jari bersifat genetis dan telah muncul ketika janin dalam kandungan berusia 13-24 minggu.

Pola guratan-guratan kulit pada sidik jari ternyata diketahui memiliki keterkaitan dengan sistem hormon pertumbuhan sel pada otak. Kerena itu, para pakar berasumsi adanya bukti ilmiah yang menunjukan keterkaitan antara sidik jari dengan kualitas, bakat dan gaya seseorang.

“Penggunaan metode sidik jari dimaksudkan untuk membantu para orangtua lebih mudah dalam memahami potensi tersebut. Dengan mengenali bakat anak lebih dini, orangtua lebih mudah dalam memberikan stimulus dan pengarahan yang tepat," kata pakar psikologi, Efnie Indrianie.

Ia menjelaskan, saat ini banyak orangtua dan guru yang kesulitan berinteraksi dengan anak sehingga meminta anak untuk belajar bukanlah hal yang mudah. Tak jarang pula orangtua memaksakan anaknya mengikuti kegiatan les yang tidak diminati anak.

"Dengan memahami potensi bakat anak, orangtua dapat mengetahui cara terbaik yang dapat dilakukan anak dalam belajar. Selain itu, bakat anak yang menonjol juga dapat dikembangkan dengan tenaga dan biaya, serta dalam waktu yang lebih efisien," papar Efnie.

Selain metode analisis sidik jari, ada beberapa metode lain untuk mengukur kepribadian seseorang, yakni metode psikometri yang mengukur kondisi psikologis seseorang dari aspek perilaku yang dimunculkan. Misalnya, tes IQ, tes bakat minat, tes kepribadian, grafologi, dan tes gambar

Sumber : republika.co.id

Sunday, May 22, 2011

Konsepsi Video IBD dalam KESUSASTRAAN


Konsep IBD mencakup beberapa nilai-nilai kesenian diantaranya, adalah mengenai pengertian IBD sendiri, sastra, kesusastraan, seni, kesenian, seniman. Pengertian-pengertian ini telah kami jelaskan dalam video yang kami buat.

Untuk itu, mari silahkan anda buka LINK ini dan silahkan anda tonton.



Sumber : http://ermadwi.blogspot.com/2011/04/konsepsi-ibd-dalam-kesusastraan.html

Monday, May 2, 2011

Cara Menghilangkan Notifikasi Windows genuine

*Perhatian : Posting ini bukan bermaksud untuk menunjuk para reader agar bisa memakai produk BAJAKAN. Akan tetapi, agar kita mengetahui cara memanipulasi system saja (untuk pengembangan ilmu IT, hehehehe)


Windows Genuine adalah aplikasi dimana berfungsi untuk mendeteksi apakah user yang menggunakan OS windows XP tersebut asli atau palsu (bajakan). Windows Genuine akan terjadio pertama kali apabila kita hendak mengaktifkan fitur Automatic Updates pada OS windows XP yang kita gunakan.
Ketika fitur ini telah aktif, maka akan muncul pertama kali install wizard berupa program Windows Genuine. jangan KLIK NEXT! karena akan melanjutkan ke tahap dimana OS anda akan di deteksi Asli atau tidaknya apabila dilakukan.






  
Windows Genuine

disini kita akan mempelajari bagaimana caranya meng-non-aktifkan fitur tersebut apabila kita sudah terlanjur menggunakan automatic updates yang menjurus kepada munculnya Windows Genuine ini.
Langkah-langkah yang perlu kita lakukan adalah :

1. Klik Start > Search, kemudian pada tampilan Search (berada di Pojok Kiri Bawah), klik All files and folders.





2. Kemudian isikan kolom nama pencariannya dengan wgasetup.
3. Tunggu sampai search machine selesai, kemudian jika file sudah ditemukan (biasanya terdapat 2 file wgasetup.exe), kemudian DELETE file nya.

4. Selesai! Kita telah berhasil menyingkirkan Windows Genuine setup yang selalub mengganggu kita ketika kita hendak Logon ke Windows XP.

Semoga Bermanfaat. Salam TeknO!

Back-up Registry Data di Windows XP

ketika kita hendak mengubah settingan atau pun system registry yang ada di windows ; tentunya kita persiapkan back-up terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti crash, system failure, dan hal-hal yang bisa membuat system windows menjadi error.
Nah, saya akan memberitahu cara nya, langkah-langkah nya adalah sebagai berikut :

1. Pada menu Start, pilih Run, lalu ketik regedit



2. Pada kotak dialog Registry Editor, pilih File > Export




3. Save file dengan ekstensi file default (reg.). Contoh; backup.reg



 
4. Selesai! Sekarang cadangan/backup sudah dibuat (ini adalah file yang kapan saja dapat kita gunakan untuk mengembalikan registri Windows jika kesalahan terjadi setelah menerapkan perubahan yang Anda buat)


Semoga Bermanfaat dan Salam TeknO!

Saturday, April 30, 2011

Ilmu budaya Dasar dengan Teknologi

1.1 Latar Belakang

Dengan adanya mata kuliah soft skill yaitu IBD (Ilmu Budaya Dasar), dosen memberikan tugas tentang bagaimana hubungan social masyarakat dalam ilmu TI (Teknik Informatika). Tentunya hubungan social masyarakat dalam berbagai aspek berbeda. Mengapa makalah ini dibuat karena untuk mengetahui bagaimana hubungan social masyarakat dalam aspek ilmu TI dan sebagai pemenuhan tugas yang diberikan oleh dosen pengajar. Penulis mendapatkan pembahasan dari berbagai sumber atau referensi.
Dalam ilmu TI hubungan social masyarakat tentunya berkaitan erat dengan teknologi seiring dengan majunya perkembangan teknologi. Berbagai penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna bermunculan untuk kepentingan umat manusia, Contohnya saja handphone, internet, dan lain-lain. Dengan adanya itu dapat membantu masyarakat untuk berkomunikasi dengan mudah. Tapi untuk sebagian orang teknologi dapat disalah gunakan untuk berbuat jahat. Jadi teknologi itu berdampak positif dan juga negatif.

1.2 Batasan Masalah

Dari latar belakang masalah di atas, maka penulis merumuskan permasalahan masalah tersebut sebagai berikut :
1. Pengertian Hubungan Sosial Masyarakat
2. Pergertian teknologi
3. Dampak positif dan negatif

1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen.
2. Untuk mengetahui bagaimana hubungan social masyarakat dalam TI
3. Untuk meningkatkan sosialisasi terhadap sesama manusia dalam hal yang positif
4. Untuk memberikan pengajaran bagaimana perilaku sosialisasi yang baik
5. Untuk memotivasi masyarakat agar mau menciptakan karya yang bermanfaat dan positif untuk kepentingan orang banyak.


BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Pengertian Hubungan Sosial Masyarakat
Hubungan social atau interaksi social adalah hubungan antara dua, tiga atau individu lebih dalam lingkungan tertentu. Hubungan sosial, berasal dari individu badan , membentuk dasar struktur sosial . To this extent social relations are always the basic object of analysis for social scientists . Sejauh ini hubungan sosial selalu objek dasar analisis untuk ilmuwan sosial . Fundamental enquiries into the nature of social relations are to be found in the work of the classical sociologists, for instance, in Max Weber 's theory of social action . pertanyaan mendasar ke dalam sifat hubungan sosial yang dapat ditemukan dalam karya sosiolog klasik, misalnya, dalam Max Weber teori s 'dari aksi sosial . Further categories must be established in the abstract in order to form observations and conduct social research, such as Gemeinschaft and Gesellschaft (lit. "Community and Society") or " collective consciousness ". kategori lebih lanjut harus didirikan di abstrak dalam rangka membentuk pengamatan dan melakukan penelitian sosial, seperti Gemeinschaft dan Gesellschaft (lit. "Komunitas dan Masyarakat") atau " kesadaran kolektif ". 
Perselisihan atas pelaksanaan menyelidiki interaksi sosial berhubungan dengan inti perdebatan dalam sosiologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya: positivisme ( penelitian kuantitatif ) terhadap Anti positivisme ( penelitian kualitatif ), struktur terhadap agen , fungsionalisme struktural terhadap teori konflik , serta filsafat sosial ilmu itu sendiri.

2.2 Pengertian Teknologi
Karena hubungan social Masyarakat dalam ilmu TI berkaitan erat dengan teknologi, maka penulis menjelaskan apa itu teknologi. Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri. Oleh sebab itu, tepat momentumnya jika kita merenungkan masalah teknologi, menginventarisasi yang kita miliki, memperkirakan apa yang ingin kita capai dan bagaimana caranya memperoleh teknologi yang kita perlukan itu, serta mengamati betapa besar dampaknya terhadap transformasi budaya kita. Sebagian dari kita beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. padahal, kalau kita membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri. 

2.3 Dampak Positif dan Negatif

Dampak Teknologi Informasi dalam kehidupan sehari – hari dapat berupa dampak positif dan negatif.
Dampak positif :
1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
7. Di bidang jasa pelayanan kesehatan untuk memberikan pelayanan secara terpadu dari pendaftaran pasien sampai kepada system penagihan yang bisa dilihat melalui internet.
8. Di handphone, kita bisa berkomunikasi jarak jauh dimana dan kapan saja.
9. Dan lain-lain.

Dampak negatif :
1. Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. 
2. Violence and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
3. Di handphone, seseorang dapat menipu mengatas namakan operator 
4. Dan lain-lain.


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Jadi hubungan social masyarakat dalam ilmu TI dengan berkembangnya teknologi yang sangat pesat sebenarnya sangat memudahkan manusia untuk berinteraksi satu sama lain. Namun bagi sebagian orang kemajuan teknologi disalah gunakan untuk kepentingan diri sendiri yang dapat merugikan orang lain. Maka dari itu diperlukan kesadaran untuk setiap umat manusia agar menggunakan teknologi dengan cara yang baik tanpa merugikan orang lain.

3.2 Saran
Lebih baik kita menggunakan teknologi dalam hal yang bermanfaat terutama dalam hubungan social dan masyarakat. Kita harus lebih inovatif menciptakn suatu karya yang positif untuk kepentingan umat manusia.


DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi
http://priaprogresif.dagdigdug.com/2009/03/17/dampak-positif-dan-negatif-akibat-perkembangan-teknologi-internet/
http://fatkun.wordpress.com/2007/06/19/dampak-positif-teknologi-informasi/
prima-iamcome.blogspot.com/2010/12/makalah-hubungan-sosial-masyarakat.html

Saturday, January 1, 2011

Privatisasi

Privatisasi (istilah lain: denasionalisasi) adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Lawan dari privatisasi adalah nasionalisasi.

Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri, seperti pertambangan, manufaktur atau energi, meski dapat pula diterapkan pada aset apa saja, seperti tanah, jalan, atau bahkan air.
Secara teori, privatisasi membantu terbentuknya pasar bebas, mengembangnya kompetisi kapitalis, yang oleh para pendukungnya dianggap akan memberikan harga yang lebih kompetitif kepada publik. Sebaliknya, para sosialis menganggap privatisasi sebagai hal yang negatif, karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat akan menghilangkan kontrol publik dan mengakibatkan kualitas layanan yang buruk, akibat penghematan-penghematan yang dilakukan oleh perusahaan dalam mendapatkan profit.

SUMBER : WIKIPEDIA

IQ saja tidak cukup untuk membuat seseorang cerdas!

saat ini, orang selalu saja menilai kecerdasan seseorang dengan mengukur tingkat IQ nya. padahal, hal ini tidak benar sama sekali! Kecerdasan seseorang itu tidak bersifat mutlak, melainkan RELATIF!

Disini, saya akan menjelaskan tingkat kecerdasan seseorang sesuai seperti apa yang WIKIPEDIA katakan ; bukan hanyalah IQ saja, tapi, ada banyak beberapa jenis yang lain, seperti EQ, SQ, dan RQ


IQ : Intellegence Quotient
Sebuah intelligence quotient, atau IQ, adalah skor yang berasal dari salah satu dari beberapa tes standar yang dirancang untuk menilai intelijen. Istilah "IQ," dari-Intelligenz Jerman Quotient, dirancang oleh psikolog William Jerman Stern pada tahun 1912 sebagai metode yang diusulkan skor tes kecerdasan anak-anak seperti yang dikembangkan oleh Alfred Binet dan Théodore Simon di awal abad ke 20. [1 ] Lewis Terman menerima bahwa bentuk penilaian, mengungkapkan skor sebagai hasil bagi dari "usia mental" dan "usia kronologis," untuk revisi tentang tes Binet-Simon, [1] versi pertama dari Stanford-Binet Intelligence Scales.
Meskipun istilah "IQ" masih digunakan umum, skor tes IQ modern seperti Skala Kecerdasan Dewasa Wechsler sekarang didasarkan pada standar skor urutan peringkat subjek pada isi soal tes dengan skor median diatur ke 100, dan deviasi standar 15, walaupun tidak semua tes mematuhi bahwa pengalihan 15 poin IQ untuk masing-masing standar deviasi


EQ : Emotional Quotient
Kecerdasan emosional (EI) adalah kemampuan, kapasitas, keterampilan, atau, dalam kasus model sifat EI, kemampuan diri dianggap untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan emosi diri sendiri, orang lain, dan kelompok. Model yang berbeda telah diusulkan untuk definisi EI dan ada ketidaksepakatan tentang bagaimana istilah tersebut harus digunakan. [1] Meskipun perbedaan pendapat ini, yang seringkali sangat teknis, kemampuan-EI dan model sifat-EI (tapi bukan model campuran ) menikmati dukungan dalam literatur dan memiliki aplikasi sukses dalam berbagai domain.

SQ : Spiritual Quotient
Spiritual quotient (SQ) digambarkan sebagai ukuran yang terlihat pada kecerdasan spiritual seseorang dalam cara yang sama seperti intelligence quotient (IQ) terlihat pada kecerdasan kognitif. Konsep ini merangkum 6 jenis kepribadian: sosial, investigasi, artistik, realis, kontraktor dan konvensional.

RQ : Religion Quotient
Adalah kecerdasan yang diukur berdasarkan pada tingkat kereligian seseorang.
Kecerdasan ini sangat berguna karena jika kita tidak memilikinya, maka kita tidak punya pandangan hidup dan hidup pun menjadi semaunya dalam berbuat tanpa memakai pemikiran yang sehat.